Rabu, 23 Januari 2013

KEUTAMAAN LAFADZ LA ILAHA ILLALLAH

                              * KEUTAMAAN LAFADZ LA ILAHA ILLALLAH*     

                                                                                           

                                                                                                                               BY :AGUS FATONI             

Rasulullah SAW bersabda :

”Nanti pada hari kiamat ada seseorang yang didatangkan ke timbangan amal, lalu dikeluarkan baginya 99 bendel, dimana setiap bendel berisi catatan kesalahan dan dosanya sejauh mata memandang, lantas diletakkan di salah satu daum timbangan; kemudian dikeluarkan satu kertas selebar ujung jari yang padanya tertulis suatu persaksian bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya, lalu diletakkan pada daun timbangan yang lain, maka lembaran kertas yang kecil itu menghapus dosa-dosanya”.

Nabi SAW juga bersabda :
”Seutama-utama apa yang aku baca dan dibaca oleh nabi-nabi sebelum aku adalah : La Ilaha illallah”.

”......Wahai Muhammad, terimalah berita gembira, sesungguhnya umatmu telah mempunyai surat izin untuk hari kiamat itu. Ingatlah, orang yang bersaksi bahwa tidak ada Tuhan kecuali Allah itu akan melewati titian Jahannam dengan selamat. Nabi SAW bersabda : ”Segala puji bagi Allah yang telah memberikan ilham bahwa tidak ada Tuhan kecuali Allah”.

Anas bin Malik ra meriwayatkan dari Nabi SAW, bahwasanya beliau ditanya:
”Wahai Rasulullah, apakah syurga itu mempunyai harga?” Beliau menjawab : ”Harganya adalah ucapan La Ilaha Illallah”.

Dari Abu Hurairah ra, bahwasanya ia berkata : ” Wahai Rasulullah, siapakah orang yang paling dahulu mendapat syafaatmu?” Beliau bersabda: ”Orang yang mengucapkan La Ilaha Illallah dengan benar-benar ikhlas dari lubuk hatinya”.

Al Hasan Al Basri menafsirkan bahwa tidak ada balasan bagi orang yang mengucapkan La Ilaha Illallah kecuali syurga.

Diriwayatkan dari Nabi SAW, bahwasanya beliau bersabda :
”Ajarkanlah La Ilaha Illallah kepada orang-orang yang (menjelang) mati diantara kamu sekalian, karena sesungguhnya kalimat itu dapat menghancurkan dosa-dosa sehancur-hancurnya”. ”Wahai Rasulullah, (bagaimana) jika ia membaca kalimat itu sewaktu hidupnya? ” Beliau menjawab : ”Kalimat itu lebih menghancurkan dan lebih menghancurkan”.

Diriwayatkan dari salah seorang sahabat, bahwasanya ia berkata : Barangsiapa yang mengucapkan La Ilaha Illallah dengan benar-benar ikhlas dari lubuk hatinya serta membacanya dengan panjang penuh hormat, niscaya Allah menghapus 4000 dosa besar”. Ada seseorang yang bertanya kepadanya : ”Bagaimana apabila ia tidak mempunyai 4000 dosa?” Sahabat itu menjawab :”Diampunilah dosa-dosa keluarga dan tetangganya”.

Barangsiapa yang memelihara 7 (tujuh) kalimat, maka ia mulia disisi Allah, mulia disisi Malaikat, Allah akan mengampuni dosa-dosanya walaupun sebanyak buih di laut, merasakan manisnya ibadah, dan hidup atau mati baik baginya. Ketujuh kalimat dimaksud adalah:
1.      apabila memulai sesuatu perbuatan, maka ia membaca Bismillahir-rahmanir-rahim.
2.      apabila selesai mengerjakan sesuatu, maka ia membaca Alhamdulillah.
3.      apabila lisannya terlanjur mengucapkan kata-kata yang tidak berguna atau mengerjakan perbuatan yang tidak terpuji, maka ia mengucapkan Astaghfirullah.
4.      apabila hendak mengerjakan sesuatu pekerjaan esok harinya, maka ia mengucapkan Insya Allah.
5.      apabila menghadapi sesuatu yang tidak diinginkan, maka ia mengucapkan La haula wa la quwwata illa billahil-’aliyyil-azhim.
6.      apabila tertimpa musibah baik dalam diri maupun hartanya, maka ia mengucapkan Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un.
7.      sepanjang waktu baik siang maupun malam, lisannya selalu mengucapkan La Ilaha Illallah.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar